HORE MELANJUTKAN SEKOLAH BEASISWA DI SELURUH INDONESIA (SMK JATENG , SMK TELKOM, SMK KEDINASAN) 2020

el

Buka Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur'an
Oleh : Administrator - Jumat, 27 Agustus 2010

Hari-hari yang ditunggu di bulan suci Ramadhan pun tiba, yaitu Peringatan Nuzulul Qur’an, Kepala Sekolah , Guru , Karyawan beserta siswa kelas VII - IX mengadakan acara tersebut di Musholla Nurul Hikmah SMP N 1 Karanganyar. Sebelum acara Nuzulul Qur'an dimulai, diawali buka bersama dilanjutkan dengan Sholat Maqrib berjamaah, Tadarus Al Qur'an, Sholat Isya dan Tarawih berjamaah. Acara buka bersama dimulai pukul 17.00 s.d. selesai, dengan Pembicara Bapak Abdul Syukur, S.Pd . Para siswa sangat antusias mengikuti acara tersebut, hal ini menandakan bahwa siswa ingin mengetahui lebih jauh tentang Nuzulul Qur'an. Peringatan itu dimulai setelah Sholat Terawih selesai. Sebelum acara inti peringatan tersebut, Beliau Kepala Sekolah, H. Suparmin, S.Pd menyampaikan kepada para siswa, bahwa peringatan Nuzulul Qur'an sangat penting untuk kita teladani, karena pada tanggal 17 Ramadhan merupakan hari yang mengingatkan kita bagi umat Muslim, dalam menjalani kehidupan dengan pemikiran cerdas dan didasari dengan akhlak dan perilaku yang mulia seperti yang sudah disebutkan di dalam QS. Al Alaq ayat 1 – 5.

Setelah sambutan dari Kepala Sekolah, baru dilanjutkan acara inti dengan tausiah yang  disampaikan oleh Bapak Soderi, S.Ag, Adapun  inti dari tausiah tersebut bahwa yang menjadi dasar kaum muslimin didalam memperingati Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan ,diturunkannya ayat pertama dari surat al Alaq kepada Nabi Muhammad saw, Arti surat tersebut adalah ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.” (QS. Al Alaq : 1-5).

Disamping itu, Bapak Soderi, S.Ag, mengingatkan kepada semua muslimin da muslimat yang hadir pada waktu itu khususnya siswa, agar jangan mudah percaya dengan namanya ilmu Nujum (ramalan) karena hal tersebut dapat menjebak dalam kemusrikan. Hal seperti itu pernah terjadi pada zaman jahiliyah (kebodohan). Keadaan pada zaman itu umat manusia bodoh akhlaknya, dan tidak didasari dengan tauhid sehingga umat manusia banyak yang menyembah berhala seperti patung dan percaya dengan nasib yang diperoleh dari ramalan. “Jika kita pada zaman sekarang ini, masih percaya dengan ramalan, sama saja kita kembali lagi pada jaman kebodohan” Ujarnya. Maka dari itu kita harus tingkatkan iman dan ketaqwaan kita hanya semata kepada Sang Maha Pencipta, dan yakin bahwa Dia ada. Dengan kenyakinan itu dapat membawa kehidupan kita dengan pemikiran cerdas, didasari dengan akhlak dan perilaku yang mulia, serta tidak akan terjebak ke dalam kemusrikan dan dapat membawa Negara kita menjadi cerdas, Amin…


Cetak | Kembali

Copyright © 2010 - 2016 by SMP Negeri 1 Karanganyar | Supported by AMIK PGRI KEBUMEN
E-mail : smp@smpn1karanganyar.sch.id
Jl. Kartini 25 Telp. (0287) 551058
Fax. (0287) 551846