
SMPN1News. Akibat adanya beberapa guru yang
masuk masa pensiun dan meninggal dunia, SMP Negeri 1 Karanganyar membutuhkan
beberapa orang sebagai guru pengganti. Untuk mencukupi kekurangan guru
tersebut, SMP Negeri 1 Karanganyar membuka 5 formasi Guru Tidak Tetap (GTT) SMP
Negeri 1 Karanganyar, untuk Mapel PJOK, B. Indonesia, Matematika, PPKn dan Seni
Budaya.
“Pendaftaran calon Guru Tidak Tetap (GTT) dibuka
selama 3 hari, mulai tanggal 4-7 Pebruari 2021. Karena masa pandemi Panitia menerima pendaftaran secara langsung, melalui pos/paket maupun via online” jelas H. Salaman, S.I.P selaku
Ketua Panitia Seleksi Guru Tidak Tetap (GTT) SMP Negeri 1 Karanganyar.
Meskipun waktu pendaftaran belum dibuka,
pendaftar sudah cukup banyak yang masuk. Mereka umumnya karena mendengar
informasi adanya kekurangan guru di SMP Negeri 1 Karanganyar. Sampai batas
waktu pendaftaran ditutup tanggal 7 Pebruari jumlah pendaftar mencapai 70
orang. Sementara ada 14 berkas lamaran yang masuk pada tanggal 8 dan 9 Pebruari
2021. Atas lamaran ini, Panitia Seleksi tidak memberikan toleransi waktu,
sehingga berkasnya dianggap kedaluarsa dan tidak diikutsertakan sebagai peserta
seleksi.
Dari 60 pelamar sebagian sudah tidak lolos
seleksi administrasi, karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan
Panitia Seleksi sebelumnya. Ada yang IPK nya kurang dari 3,0, usia melampaui 30
tahun, ijazah tidak linear dengan mapel yang dilamar dan berkas yang dikirim
tidak lengkap. “Berdasarkan hasil seleksi administrasi terdapat 7 pelamar yang
dinyatakan tidak lolos administrasi atau tidak memenuhi syarat” jelas Tegas
Dwikorahyono, S.Pd yang menjadi koordinator seleksi berkas/Hum
|