
SMPN1News. Raport Mutu SMP Negeri 1 Karanganyar yang terbaru
tahun 2020 sudah keluar. Raport Mutu merupakan potret kondisi sekolah. Namun hasilnya
sungguh-sungguh mencengangkan. Bagaimana tidak, semua komponen dari 8 standar
ternyata mengalami penurunan. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Widodo
Padmono, S.Pd selalu Ketua Tim Pengembangan Sekolah. “Hampir semua komponen
mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan karena pengisian komponen
dilaksanakan selama masa pandemik, sehingga beberapa komponen tidak terpenuhi,
tidak lengkap karena beberapa kegiatan tidak dapat dilaksanakan di masa
pandemik” jelasnya.
Menurut Kepala SMP Negeri 1 Kaanganyar, Kuat Adi Sudarko,
S,.Pd, M.Pd. “Turunnya skor masing-masing standart karena di masa pandemik
ternyata tidak hanya dialami oleh SMP Negeri 1 Karanganyar, tetapi juga dialami
sekolah lain. Penyebab utamanya karena banyak kegiatanpraktis tidak dapat
dilaksanakan, khususnya kegiatan ekstrakurikuler. Dan pegisian raport mutu
tahun 2020 memang hanya perwakilan, dan tidak melibatkan Komite” jelasnya.
Diantara 8 standart yang ada, standar Sarpras menduduki
peringkat terendah dengan skor 5,22. Meskipun demikian semua mendapat predikat
bintang 4. Raport Mutu menjadi panduan Tim Pengembangan Sekolah untuk melakukan
analisa penyebabnya dan selanjutnya dilakukan tindak lanjut dengan
program-program perbaikan di tahun mendatang. Anggota Komite Suratno, S.Pd dan
Ir Singgih Purnomo yang hadir dalam kesempatan itu, tadinya optimis skor
akreditasi sekolah bisa mengalami kenaikan dari skor akreditasi tahun
sebelumnya, karena beberapa kekurangan dan catatan pada proses visitasi
sebelumnya sudah dilakukan perbaikan dan mendapat dukungan penuh dari Komite.
Namun kenyataannya justru skor di raport mutu mengalami penurunan.
|